Indra Karya Perkuat Peran Indonesia dalam Pengelolaan Sumber Daya Air dan Energi Baru Terbarukan

  • Share



loading…

Indra Karya menandatangani Memorandum of Understanding dengan Global Consulting Badan Usaha Milik Negara dari China pada perhelatan World Water Forum Bali di China Pavilion, Nusa Dua Convention Center, pekan lalu. Foto/Istimewa

JAKARTA – Guna memperkuat pengelolaan sumber daya air dan energi di Indonesia, Indra Karya melaksanakan komitmen yang sejalan dengan tema 10th World Water Forum 2024 “Water for Shared Prosperity”. Tema ini bermakna bahwa pihaknya siap memberikan kontribusi signifikan menjaga kelestarian sumber daya air.

Komitmen ini disimbolkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Global Consulting Badan Usaha Milik Negara dari China pada perhelatan World Water Forum Bali di China Pavilion, Nusa Dua Convention Center, pekan lalu.

“MoU ini sebagai bentuk kerja sama antar-BUMN lintas negara yang bergerak di bidang pengelolaan sumber daya air dan energi baru terbarukan untuk mencapai keberlanjutan air di Indonesia yang selaras dengan poin 6 SDGs (Sustainable Development Goals) dan memperkuat poin 7 SDGs (Renewable Energi) untuk ketersediaan ketahanan air dan energi baru terbarukan di masa depan,” papar Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Gok Ari Joso Simamora melalui keterangan tertulis, belum lama ini.

Gok Ari Joso Simamora menambahkan, air adalah unsur penting dalam kehidupan. Maka tugas kitalah untuk melestarikannya agar terjaga ketersediaan air dan energi baru terbarukan di masa depan secara berkelanjutan. Hal ini juga termasuk ke dalam poin 6 SDGs dan poin 7 SDGs.

“Setelah penandatanganan MoU ini, kami harap tercipta kolaborasi yang kuat antarperusahaan dalam mengembangkan solusi inovatif dan berkelanjutan untuk pengelolaan sumber daya air dan energi baru terbarukan di Indonesia dan regional dengan memperkuat sumber daya serta teknologi yang mendorong pola bisnis yang kuat serta memperhatikan aspek-aspek keberlanjutan dan saling menguntungkan bagi Para Pihak,” kata Gok Ari.

Momen penandatanganan MoU disaksikan oleh 3 menteri dari 3 negara yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI Basuki Hadimuljono, Minister of Water Resource China Mr. Li Guoying, serta President of the World Water Council Mr. Loic Fauchon.

Indra Karya menandatangani tiga MoU dengan beberapa perusahaan milik negara lintas negara yakni Yellow River Engineering Consulting Co., Ltd China, Changjiang Institute of Survey, Planning, Design and Research (CISPDR), serta penandatanganan tripartid bersama Perum Jasa Tirta I dan Changjiang Institute of Survey, Planning, Design and Research (CISPDR) Corporation China.

Kemudian, Indra Karya juga melaksanakan penandatanganan MoU bersama Changjiang Institute of Survey, Planning, Design and Research (CISPDR) Corporation China dan Shinotech Co.,Ltd.

Ketiga perusahaan sepakat untuk bekerja sama dalam berbagai proyek yang bertujuan untuk mengembangkan pengelolaan sumber daya air dan energi baru terbarukan menggunakan teknologi Pumped Storage.

(tsa)



Source link

  • Share