10 Tanda Tubuh Kekurangan Gula, Nomor 7 Harus Diwaspadai

  • Share



loading…

Ada beberapa tanda tubuh kekurangan gula yang bisa menyebabkan efek samping signifikan bagi kesehatan. Kondisi ini dikenal juga dengan hipoglikemia. Foto/Complete Care

JAKARTA – Ada beberapa tanda tubuh kekurangan gula yang bisa menyebabkan efek samping signifikan bagi kesehatan. Kondisi ini dikenal juga dengan hipoglikemia, yang terjadi ketika kadar glukosa dalam darah turun di bawah level normal.

Gula atau glukosa sendiri merupakan sumber utama energi untuk tubuh. Sementara itu, kekurangan gula bisa menyebabkan komplikasi jangka pendek, seperti kebingungan dan pusing, serta masalah yang lebih serius, termasuk kejang, koma, dan, yang jarang terjadi, kematian.

Untuk mencegah tubuh kurang gula dan efek sampingnya yang berpotensi berbahaya, pantau kadar gula darah Anda dan obati gula darah rendah segera setelah Anda menyadarinya. Selain itu, perhatikan juga gejala penurunan kadar gula darah yang dapat diidentifikasi.

Tanda Tubuh Kekurangan Gula

Berikut tanda tubuh kekurangan gula dilansir dari Everyday Health, Rabu (1/5/2024).

1. Kelaparan

Jika Anda tiba-tiba merasa seperti kelaparan, tubuh memberi sinyal mengalami penurunan gula darah. Anda dapat mengatur gula darah dengan menghitung asupan karbohidrat dan memahami berbagai jenis dan sumber makanan.

Jumlah karbohidrat yang tepat untuk setiap orang bergantung pada berbagai faktor. Jadi, Anda harus berkonsultasi dengan ahli diet atau spesialis perawatan dan pendidikan diabetes bersertifikat untuk menentukan apa yang tepat untuk Anda.

2. Perasaan Cemas

Ketika kadar glukosa turun terlalu rendah, tubuh Anda melepaskan hormonepinefrin (adrenalin) dan kortisol, yang memberi sinyal pada hati untuk melepaskan lebih banyak gula ke dalam darah. Hal itu dapat menyebabkan kecemasan dan gejala terkait, seperti gemetar, berkeringat, dan jantung berdebar-debar.

3. Gelisah Malam Hari

Hipoglikemia nokturnal, yang menyebabkan sekitar setengah dari seluruh episode glukosa darah rendah, dapat menyebabkan sejumlah gangguan tidur. Gejalanya meliputi keringat malam, mimpi buruk, terbangun secara tiba-tiba dan menangis, serta perasaan tidak tenang dan kebingungan saat bangun tidur.



Source link

  • Share